Beberapa orang
atau mungkin banyak orang tiba-tiba menjadi pebinis dadakan di bidang produksi
dan penjualan masker, handsanitizer, APD, dan hal-hal yang berhubungan dengan
kesehatan di masa pandemi Covid-19 ini. Hal ini menyebabkan barang menjadi
langka, tim medis kesulitan mendapatkan APD dan masker medis, harga melonjak
tajam.
Berdasarkan teori etika yang ada,
apakah para reseller yang menyebabkan jalur distribusi menjadi panjang dan
akhirnya barang langka dan mahal ini sesuai dengan kaidah dan teori etika? Sebaiknya
anda jelaskan dengan masing-masing teori etika dan
berikan contohnya.
Pada
saat awal penyebaran pandemi covid-19 di tahun 2020 masyarakat Indonesia
dituntut untuk menjaga protokol kesehatan guna mencegah penyebaran virus yang
sangat aktif tersebut. Protokol kesehatan yang diwajibkan untuk masyarakat
diantaranya adalah masker dan handsanitizer, namun pada saat keberadaan pandemi
tersebut masyarakat Indonesia dihadapkan dengan kondisi panic buying
dimana masyarakat cenderung konsumtif terhadap produk masker maupun
handsanitizer. Kedua produk pendukung protokol kesehatan tersebut kemudian
menjadi incara seluruh masyarakat, yang kemudian menyebabkan kelangkaan
terhadap produk masker dan handsanitizer.
Kelangkaan
produk masker dan handsanitizer hampir terjadi diseluruh pasarannya di
Indonesia, hal tersebut terjadi pada saat pertamakali covid-19 diumumkan
sebagai pandemi global. Seiring berjalannya waktu kelangkaan tersebut nampaknya
menjadi suatu ide usaha baru bagi beberapa kelompok yang kemudian mulai banyak
pelaku usaha yang memproduksi khususnya produk masker. Sisi negatifnya adalah
dari para pelaku penimbun produk masker ataupun handsanitizer yang dengan
sengaja membeli secara borongan kemudian menyimpannya untuk kepentingan atau
usaha pribadi dan kemudian menjualnya disaat kelangkaan itu terjadi sehingga
mereka dapat menjual produk tersebut dengan harga yang tinggi. Hal tersebut
tentu saja tidak sejalan dengan etika bisnis.
Reseller tidak
selamanya memberikan manfaat berupa bantuan bagi konsumennya akan tetapi juga
melakukan tindakan yang bertujuan untuk mengambil keuntungan tanpa mengindahkan
suatu etika dalam berbisnis. Tindakannya tersebut memberikan dampak yang kurang
baik bagi konsumen, karena memberikan kesulitan bagi konsumen yang dalam
kondisi ekonomi menengah ke bawah.
Akan
tetapi setelah kurang lebih satu tahun berjalan, fenomena reseller yang
menimbun barang mulai berkurang. Dikarenakan kini produktifitas dari produk
masker maupun handsanitizer sudah mulai merebak dari seluruh kalangan merek
atau brand lokal yang latar belakangnya menjual produk kesehatan.